INformasinasional.com – TURKI. Gempa bumi dahsyat berkekuatan 7,8 magnitudo menggetarkan Provinsi Osmaniye di Turki, Senin (6/2/2023). Getaran gempa terasa hingga negara tetangganya, Suriah, dan berlangsung pada pagi buta — ketika para penduduk masih tertidur lelap.
Menurut hasil analisa United States Geological Survey, gempa bumi terjadi sekitar pukul 04.17 pagi waktu setempat atau sekitar 08.17 WIB. Gempa berpusat di kedalaman 17,9 km. Gempa susulan berkekuatan 6,7 magnitudo terjadi 15 menit kemudian.
Pejabat Suriah mengatakan, ini adalah gempa terbesar yang pernah tercatat dalam sejarah.
Dilansir kantor berita AFP, Senin (6/2/2023), Kementerian Kesehatan Suriah mengatakan bahwa lebih dari 230 orang tewas dan lebih dari 600 orang terluka di wilayah-wilayah yang dikuasai pemerintah Suriah. Sementara sebuah rumah sakit mengatakan kepada AFP bahwa delapan orang lainnya tewas di wilayah utara yang dikendalikan oleh faksi-faksi pro-Turki.
Koresponden AFP di Suriah utara mengatakan warga yang ketakutan berlarian keluar dari rumah mereka setelah gempa terjadi pada Senin (6/2) sebelum fajar waktu setempat di dekat kota Gaziantep, Turki, sekitar 40 kilometer (25 mil) dari perbatasan Suriah.
Tim penyelamat bergegas mencari korban selamat di bawah reruntuhan bangunan yang runtuh di tengah hujan musim dingin yang deras.
Setidaknya di Aleppo saja, 24 orang tewas dan 100 lainnya luka-luka ketika 20 bangunan runtuh di provinsi itu, kata kantor berita resmi Suriah, SANA, mengutip seorang pejabat di provinsi itu.
“Gempa ini adalah yang terkuat sejak Pusat Gempa Nasional didirikan pada tahun 1995,” kata Raed Ahmed, yang mengepalai pusat tersebut, kepada SANA.
SANA mengatakan guncangan gempa bumi dirasakan mulai dari pantai barat Latakia hingga Damaskus, ibu kota Suriah
Di wilayah tetangga Idlib yang dikuasai pemberontak, yang berbatasan dengan Turki, kelompok White Helmets mengatakan ada “puluhan korban dan ratusan orang terluka dan terjebak di bawah reruntuhan”.
“Tim kami berada pada tingkat siaga tertinggi untuk merespons dan menyelamatkan korban,” kata kelompok itu di Twitter.
Di wilayah Suriah utara yang dikendalikan oleh faksi-faksi pro-Turki, setidaknya delapan orang dilaporkan tewas di wilayah Azaz dan Al-Bab. Demikian menurut Omar Alwan, koordinator tanggap medis untuk wilayah tersebut kepada AFP, menambahkan jumlah itu kemungkinan akan meningkat seiring operasi pencarian dan penyelamatan masih berlangsung.(AFP/dtc)EMisn
Editor : Misno