Informasinasional.com
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • TRENDING
  • BERITA VIDIO
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • DESA KITA
  • PERISTIWA
  • UMUM
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • OLAHRAGA
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OTOMOTIF
  • INSFRASTRUKTUR
  • KRIMINAL
  • KULINER
  • PILKADA
  • RAGAM
  • AGRIBISNIS
  • OPINI
  • Wartawan Kita
No Result
View All Result
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • TRENDING
  • BERITA VIDIO
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • DESA KITA
  • PERISTIWA
  • UMUM
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • OLAHRAGA
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OTOMOTIF
  • INSFRASTRUKTUR
  • KRIMINAL
  • KULINER
  • PILKADA
  • RAGAM
  • AGRIBISNIS
  • OPINI
  • Wartawan Kita
No Result
View All Result
Informasinasional.com
No Result
View All Result
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • TRENDING
  • BERITA VIDIO
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • DESA KITA
  • PERISTIWA
  • UMUM
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • OLAHRAGA
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OTOMOTIF
  • INSFRASTRUKTUR
  • KRIMINAL
  • KULINER
  • PILKADA
  • RAGAM
  • AGRIBISNIS
  • OPINI
  • Wartawan Kita

Heboh! Sejumlah Ompreng MBG di SD Bulukumba Disebut Tanpa Ayam, Dapur Penyedia SPPG Taccorong Jadi Sorotan

20/10/2026 15:04
in DAERAH
0
Heboh! Sejumlah Ompreng MBG di SD Bulukumba Disebut Tanpa Ayam, Dapur Penyedia SPPG Taccorong Jadi Sorotan
0
SHARES
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

INformasinasional.com, BULUKUMBA — Di antara kotak-kotak makanan yang dibagikan kepada siswa SDN 39 Bontonyeleng, Kecamatan Gantarang, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, ada sejumlah ompreng yang disebut datang tanpa menu ayam.

Pada saat yang sama, makanan yang semestinya menopang kebutuhan gizi anak-anak itu juga dikeluhkan tiba terlambat selama beberapa hari terakhir.

Persoalan tersebut mencuat pada Selasa (20/10/2026). Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan gizi siswa, kini menghadapi pertanyaan di tingkat pelaksanaan: apakah makanan yang sampai ke tangan anak-anak telah sesuai dengan menu yang direncanakan, dan apakah distribusinya berlangsung pada waktu yang semestinya?

Seorang guru SDN 39 Bontonyeleng membenarkan adanya sejumlah ompreng yang tidak dilengkapi menu ayam. Ia menyampaikan keterangan itu saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon pada Selasa.(20/10).

“Benar, Pak, ada beberapa ompreng atau kotak MBG yang tidak ada ayamnya,” ujar guru tersebut, yang meminta namanya tidak dipublikasikan.

Menurut dia, kejadian serupa bukan kali pertama ditemukan. Sebelumnya, pihak sekolah juga pernah mendapati satu ompreng MBG tanpa menu ayam.

Baca juga  Kebanggaan Syah Afandin, Gerakan Pramuka Raimuna Daerah Sumut ke- VIII Diadakan di Langkat
Temuan itu mungkin tampak sederhana jika hanya dihitung dari jumlah kotak yang bermasalah.

Namun, dalam sebuah program pemenuhan gizi, setiap porsi merupakan bagian dari tanggung jawab yang lebih besar: memastikan makanan yang direncanakan benar-benar diterima oleh mereka yang menjadi sasaran program.

Di SDN 39 Bontonyeleng, persoalan tersebut tidak berhenti pada isi ompreng. Waktu kedatangan makanan turut menjadi keluhan.

Makanan Tiba Saat Jam Pelajaran Berlangsung

Selama empat hari terakhir, menurut keterangan guru tersebut, makanan MBG dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Taccorong baru tiba sekitar pukul 11.30 WITA.

Waktu itu bertepatan dengan berlangsungnya kegiatan belajar mengajar di sekolah. Situasi tersebut membuat ketepatan distribusi menjadi persoalan tersendiri, terutama agar pembagian makanan dapat disesuaikan dengan jadwal istirahat siswa dan tidak mengganggu proses pembelajaran.

Dalam pelaksanaan program makan di sekolah, distribusi bukan sekadar urusan mengantar makanan dari satu tempat ke tempat lain. Ada jadwal, kesiapan penerima, dan pengaturan kegiatan sekolah yang perlu berjalan beriringan.

Ketika makanan datang mendekati atau bertepatan dengan kegiatan belajar, koordinasi antara penyedia makanan dan pihak sekolah menjadi penting.

Kelancaran program tidak hanya ditentukan oleh makanan yang tersedia, tetapi juga oleh bagaimana makanan itu sampai kepada penerima manfaat.

BGN Wilayah Bulukumba Sebut Empat Ompreng Telah Diganti

Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Bulukumba, Wahyu Saputra, mengatakan pihaknya telah menerima laporan mengenai sejumlah ompreng yang disebut tidak dilengkapi menu ayam.

Baca juga  Masyarakat Kuala Serapuh Meminta KPH Tidak Menghentikan Operasional Excavator di Desa Mereka
Berdasarkan penjelasan yang diterimanya dari SPPG, empat ompreng yang menjadi persoalan tersebut telah ditangani melalui penggantian makanan.

“Kami telah mendapat laporan terkait hal tersebut dan mendapatkan penjelasan dari SPPG bahwa empat ompreng tersebut telah dilakukan penyelesaian masalah atau penggantian sehingga hal tersebut selesai,” tulis Wahyu melalui pesan WhatsApp pada Selasa (20/10/2026).

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa penggantian telah dilakukan berdasarkan keterangan pihak SPPG yang diterima BGN. Namun, penyelesaian melalui penggantian belum dengan sendirinya menjelaskan bagaimana ompreng tanpa ayam itu bisa sampai ke sekolah.

Wahyu mengatakan, proses pelaksanaan MBG perlu ditelusuri dari awal hingga akhir untuk mengetahui letak persoalan.

“Lanjut dari itu harus terlebih dahulu dilakukan pendalaman proses mulai awal hingga akhir sehingga baru bisa kita ketahui letak sehingga terjadi hal tersebut di mana,” ujarnya.

Mengenai keluhan keterlambatan pengantaran, Wahyu mengatakan penilaian perlu mengacu pada batas waktu konsumsi yang tercantum pada label makanan.

“Untuk keterlambatan yang dimaksud, yang harus kita ketahui adalah batas makan yang sudah ada pada label. Sehingga kalau belum melewati batas konsumsi, berarti belum masuk dalam kategori itu,” jelasnya.

Ia menambahkan, persoalan waktu pengantaran perlu dikomunikasikan secara teknis antara pihak SPPG dan penerima manfaat.

Hingga berita ini ditulis, Kepala SPPG Taccorong belum memberikan tanggapan atas permintaan konfirmasi yang dikirimkan melalui pesan WhatsApp pada Selasa (20/10/2026).

Di sekolah, persoalan itu menyisakan dua hal yang perlu dijawab: mengapa sejumlah makanan datang tanpa salah satu menu yang disebut seharusnya tersedia, dan bagaimana distribusi dapat berlangsung lebih selaras dengan kegiatan belajar siswa.

Program Makan Bergizi Gratis pada akhirnya tidak hanya bergantung pada tujuan besar yang dicanangkan, tetapi juga pada pelaksanaan sehari-hari—pada isi setiap ompreng, ketepatan setiap pengiriman, serta tanggung jawab setiap pihak yang terlibat.

Baca juga  Warga Pemalang Ubah Jalan Rusak Jadi "Wahana Mandi Bola" sebagai Protes

Editor: Sapriaris*

Post Views: 568
Tags: BulukumbadaerahDapur sppgdapur sppg Taccorongmbgmenu makanantidak ada ayam
Previous Post

Optimalkan PAD, Samsat Simpang Empat Tertibkan Pajak Kendaraan di Dua OPD Pasaman Barat

Next Post

Pengurus Baru IIDI Pasaman Barat Dilantik, Kolaborasi dengan TP-PKK Diperkuat

Next Post
Pengurus Baru IIDI Pasaman Barat Dilantik, Kolaborasi dengan TP-PKK Diperkuat

Pengurus Baru IIDI Pasaman Barat Dilantik, Kolaborasi dengan TP-PKK Diperkuat

Discussion about this post

BERITA TERBARU

Tiorita Dukung Kelayan Binter, Perkuat Reintegrasi Sosial Klien Pemasyarakatan

Tiorita Dukung Kelayan Binter, Perkuat Reintegrasi Sosial Klien Pemasyarakatan

29/10/2026 22:06
Resmi Dilantik, PWI Pasaman Barat Siap Perkuat Profesionalisme dan Integritas Pers

Resmi Dilantik, PWI Pasaman Barat Siap Perkuat Profesionalisme dan Integritas Pers

29/10/2026 20:19
277 Koperasi Merah Putih di Langkat Belum Beroperasi, Pengurus Mengadu ke DPRD

277 Koperasi Merah Putih di Langkat Belum Beroperasi, Pengurus Mengadu ke DPRD

29/10/2026 18:00
Revitalisasi Hutan Kota, 387 Pohon Bibit Buah di Tanam

Revitalisasi Hutan Kota, 387 Pohon Bibit Buah di Tanam

29/10/2026 16:48

Follow Us

Informasinasional.com

Informasi Yang Menambah Wawasan

KURS BANK INDONESIA (BI)

KATEGORI

  • ADVETORIAL (72)
  • AGRIBISNIS (66)
  • BERITA VIDIO (36)
  • DAERAH (3,378)
  • Desa Kita (29)
  • EKONOMI (697)
  • HUKUM (1,207)
  • INSFRASTRUKTUR (376)
  • INTERNASIONAL (639)
  • KRIMINAL (521)
  • KULINER (48)
  • NASIONAL (902)
  • OLAHRAGA (722)
  • OPINI (41)
  • OTOMOTIF (44)
  • PERISTIWA (1,559)
  • PILKADA (65)
  • POLITIK (562)
  • RAGAM (202)
  • TRENDING (2,694)
  • UMUM (795)
  • VIDIO (13)
  • REDAKSI
  • ABOUT-US
  • PEDOMAN MEDIA SIBER

© 2023 Informasinasional.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • TRENDING
  • BERITA VIDIO
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • DESA KITA
  • PERISTIWA
  • UMUM
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • OLAHRAGA
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OTOMOTIF
  • INSFRASTRUKTUR
  • KRIMINAL
  • KULINER
  • PILKADA
  • RAGAM
  • AGRIBISNIS
  • OPINI
  • Wartawan Kita

© 2023 Informasinasional.com