Informasinasional.com
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • TRENDING
  • BERITA VIDIO
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • DESA KITA
  • PERISTIWA
  • UMUM
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • OLAHRAGA
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OTOMOTIF
  • INSFRASTRUKTUR
  • KRIMINAL
  • KULINER
  • PILKADA
  • RAGAM
  • AGRIBISNIS
  • OPINI
  • Wartawan Kita
No Result
View All Result
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • TRENDING
  • BERITA VIDIO
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • DESA KITA
  • PERISTIWA
  • UMUM
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • OLAHRAGA
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OTOMOTIF
  • INSFRASTRUKTUR
  • KRIMINAL
  • KULINER
  • PILKADA
  • RAGAM
  • AGRIBISNIS
  • OPINI
  • Wartawan Kita
No Result
View All Result
Informasinasional.com
No Result
View All Result
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • TRENDING
  • BERITA VIDIO
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • DESA KITA
  • PERISTIWA
  • UMUM
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • OLAHRAGA
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OTOMOTIF
  • INSFRASTRUKTUR
  • KRIMINAL
  • KULINER
  • PILKADA
  • RAGAM
  • AGRIBISNIS
  • OPINI
  • Wartawan Kita

ANRI: Arsip Bencana Bukan Kenangan Mati, tapi Alarm Kolektif Bangsa

Editor: Misno

18/12/2025 13:30
in NASIONAL
0
ANRI: Arsip Bencana Bukan Kenangan Mati, tapi Alarm Kolektif Bangsa

Kepala ANRI Mego Pinandito.

0
SHARES
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

INformasinasional.com, JAKARTA — Arsip bencana tak boleh berhenti sebagai tumpukan dokumen berdebu. Ia harus berfungsi sebagai alarm kolektif bangsa mengingatkan, mengajari, dan memaksa negara belajar dari luka yang sama. Itulah penekanan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) saat membuka Festival Memori Kolektif Bangsa (MKB) 2025 di Jakarta, Kamis.(18/12/2025).

“Arsip bencana bukan sekadar catatan peristiwa. Didalamnya tersimpan jejak keputusan, respons negara, hingga kegagalan dan keberhasilan penanganan krisis,” kata Kepala ANRI Mego Pinandito. Menurut dia, arsip adalah bahan baku kebijakan, bukan sekadar bahan pameran.

ANRI mencontohkan arsip tsunami Samudera Hindia 2004 di Aceh dan Nias. Peta, seismogram, foto, hingga video detik-detik bencana dirawat bersama BNPB dan BMKG. Bagi Mego, dokumen-dokumen itu adalah “buku teks” mitigasi,  fondasi pengembangan sistem peringatan dini dan tata kelola kebencanaan, tak hanya untuk Indonesia, tapi juga dunia.

Baca juga  Warga Agam Tersedu Dihadapan Prabowo, Tinggal Sendiri Saya Pak

“Pemanfaatannya harus diperluas. Jangan eksklusif untuk arsiparis. Pembuat kebijakan, akademisi, hingga publik perlu mengaksesnya,” ujarnya. Nada yang sama menggarisbawahi pesan ANRI, tanpa ingatan yang dirawat, kebijakan berisiko mengulang kesalahan.

Sorotan ANRI juga diarahkan pada banjir bandang dan longsor yang menghantam Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Para ahli ANRI siap menghimpun dokumen bencana ekologis yang terjadi serentak pada 25 November lalu, bekerja sama lintas kementerian dan lembaga. Targetnya jelas, evaluasi respons darurat dan percepatan pemulihan berbasis bukti.

“Arsip bukan masa lalu yang beku. Ia sumber pengetahuan untuk menjawab tantangan masa depan,” kata Mego. Ia berharap kerja kolaboratif dengan BNPB dan BMKG mempercepat pemulihan Sumatera, sekaligus memperkuat kesiapsiagaan nasional.

Festival MKB 2025 mengusung tema Merawat Ingatan, Menginspirasi Masa Depan. Diforum ini, ANRI menetapkan sejumlah arsip ke Register Memori Kolektif Bangsa dan menyerahkan sertifikat pengakuan atas nilai strategis arsip bagi sejarah dan identitas nasional. Diskusi publik mengulas arsip banjir Batavia, jejak perpindahan ibu kota, wawancara sejarah lisan tokoh Reformasi 1998, hingga transliterasi arsip VOC tertua.

Pesannya tegas, bila negara abai merawat ingatan, bencana akan kembali, bukan sebagai kejutan, melainkan sebagai pengulangan.(Misn’t/ant)

Post Views: 559
Tags: AlarmANRIArsip BencanaBukan Kenangan MatiKolektif Bangsa
Previous Post

Warga Agam Tersedu Dihadapan Prabowo, Tinggal Sendiri Saya Pak

Next Post

Aceh Menggugat Istana, Massa Desak Prabowo Tetapkan Banjir Sumatera sebagai Bencana Nasional

Next Post
Aceh Menggugat Istana, Massa Desak Prabowo Tetapkan Banjir Sumatera sebagai Bencana Nasional

Aceh Menggugat Istana, Massa Desak Prabowo Tetapkan Banjir Sumatera sebagai Bencana Nasional

Discussion about this post

ADVERTISEMENT

BERITA TERBARU

DPRD Setujui Rekomendasi LKPJ 2025, Pemkab Langkat Siap Perkuat Kinerja dan Layanan Publik

DPRD Setujui Rekomendasi LKPJ 2025, Pemkab Langkat Siap Perkuat Kinerja dan Layanan Publik

21/04/2026 13:42
Bantuan Pangan Hadirkan Asa, Warga Desa Sirahia Rasakan Dampak Nyata Ditengah Tekanan Ekonomi

Bantuan Pangan Hadirkan Asa, Warga Desa Sirahia Rasakan Dampak Nyata Ditengah Tekanan Ekonomi

21/04/2026 12:30
Bupati Syah Afandin Dekat Dengan Rakyat, Kembali Dari Jakarta Langsung Temui Pendemo Korban Banjir

Bupati Syah Afandin Dekat Dengan Rakyat, Kembali Dari Jakarta Langsung Temui Pendemo Korban Banjir

20/04/2026 22:59
Giliran Iran Serang Kapal AS Usai Kapalnya Ditembak di Teluk Oman

Giliran Iran Serang Kapal AS Usai Kapalnya Ditembak di Teluk Oman

20/04/2026 22:21

Follow Us

Informasinasional.com

Informasi Yang Menambah Wawasan

KURS BANK INDONESIA (BI)

KATEGORI

  • ADVETORIAL (50)
  • AGRIBISNIS (60)
  • BERITA VIDIO (36)
  • DAERAH (2,983)
  • Desa Kita (22)
  • EKONOMI (654)
  • HUKUM (1,133)
  • INSFRASTRUKTUR (390)
  • INTERNASIONAL (613)
  • kasyno (1)
  • KRIMINAL (481)
  • KULINER (46)
  • NASIONAL (796)
  • OLAHRAGA (680)
  • OPINI (41)
  • OTOMOTIF (43)
  • PERISTIWA (1,442)
  • PILKADA (65)
  • POLITIK (531)
  • RAGAM (194)
  • TRENDING (2,362)
  • UMUM (709)
  • VIDIO (14)
  • REDAKSI
  • ABOUT-US
  • PEDOMAN MEDIA SIBER

© 2023 Informasinasional.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • TRENDING
  • BERITA VIDIO
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • DESA KITA
  • PERISTIWA
  • UMUM
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • OLAHRAGA
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OTOMOTIF
  • INSFRASTRUKTUR
  • KRIMINAL
  • KULINER
  • PILKADA
  • RAGAM
  • AGRIBISNIS
  • OPINI
  • Wartawan Kita

© 2023 Informasinasional.com