Informasinasional.com
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • TRENDING
  • BERITA VIDIO
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • DESA KITA
  • PERISTIWA
  • UMUM
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • OLAHRAGA
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OTOMOTIF
  • INSFRASTRUKTUR
  • KRIMINAL
  • KULINER
  • PILKADA
  • RAGAM
  • AGRIBISNIS
  • OPINI
  • Wartawan Kita
No Result
View All Result
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • TRENDING
  • BERITA VIDIO
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • DESA KITA
  • PERISTIWA
  • UMUM
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • OLAHRAGA
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OTOMOTIF
  • INSFRASTRUKTUR
  • KRIMINAL
  • KULINER
  • PILKADA
  • RAGAM
  • AGRIBISNIS
  • OPINI
  • Wartawan Kita
No Result
View All Result
Informasinasional.com
No Result
View All Result
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • TRENDING
  • BERITA VIDIO
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • DESA KITA
  • PERISTIWA
  • UMUM
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • OLAHRAGA
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OTOMOTIF
  • INSFRASTRUKTUR
  • KRIMINAL
  • KULINER
  • PILKADA
  • RAGAM
  • AGRIBISNIS
  • OPINI
  • Wartawan Kita

Demo Mahasiswa Medan Memanas, Truk TNI Diadang Massa; GMNI Soroti Ekspansi Peran Militer Diranah Sipil

17/06/2026 22:22
in PERISTIWA, TRENDING
0
Demo Mahasiswa Medan Memanas, Truk TNI Diadang Massa; GMNI Soroti Ekspansi Peran Militer Diranah Sipil

Mahasiswa menyandera truk TNI saat melakukan aksi demonstrasi di Lapangan Merdeka, Kota Medan, Rabu (17/6/2026). (Foto: iNews)

0
SHARES
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

INformasinasional.com, MEDAN – Gelombang aksi mahasiswa yang menggema dijantung Kota Medan, Rabu (17/6/2026), berubah menjadi sorotan tajam, setelah satu truk dinas TNI dihadang dan sempat tertahan ditengah kepungan massa demonstran dikawasan Lapangan Merdeka. Insiden tersebut menjadi salah satu momen paling menegangkan dalam rangkaian unjuk rasa yang mengusung kritik terhadap keterlibatan militer disektor sipil.

Ratusan mahasiswa yang sejak sore hari memadati persimpangan Jalan Raden Saleh dan Jalan Balai Kota melakukan blokade jalan sebagai bentuk tekanan politik terhadap pemerintah. Situasi memanas ketika satu truk dinas TNI yang melintas tiba-tiba terjebak ditengah massa aksi.

Dengan meneriakkan “Mundur! Mundur!” secara berulang-ulang, para demonstran merangsek mengelilingi kendaraan tersebut. Meski sirene darurat sempat dinyalakan sebagai tanda permintaan prioritas jalan, massa tetap bertahan dan menolak membuka akses.

Baca juga  Diduga Mandek Berbulan-bulan, Aktivis Kepung Mapolres Langkat Pertanyakan Kasus Dinkes

Ketegangan berlangsung beberapa saat hingga akhirnya kendaraan dinas tersebut memilih memutar balik arah guna menghindari potensi benturan fisik yang lebih besar. Peristiwa itu sempat menyebabkan kemacetan panjang dipusat Kota Medan dan menjadi perhatian pengguna jalan.

Jalan Protokol Lumpuh, Massa Klaim Bela Kepentingan Rakyat

Sejak pukul 16.00 WIB, mahasiswa telah memusatkan aksi disekitar Lapangan Merdeka dengan menutup sebagian ruas jalan utama. Sejumlah kendaraan roda empat diarahkan untuk mencari jalur alternatif melalui Jalan Imam Bonjol, sementara pengendara sepeda motor dan ojek online masih diberikan ruang untuk melintas secara terbatas.

Dalam orasinya, massa menyatakan bahwa aksi pemblokiran dilakukan sebagai bentuk perjuangan terhadap berbagai persoalan yang dinilai menyangkut kepentingan masyarakat luas.
“Kami meminta maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan ini. Namun perjuangan ini kami lakukan untuk menyuarakan kepentingan rakyat,” teriak salah seorang orator dari atas mobil komando.

Kodim Medan Sesalkan Pengadangan Kendaraan Dinas

Menanggapi insiden tersebut, Komando Distrik Militer (Kodim) 0201/Medan menyampaikan keprihatinan atas tindakan mahasiswa yang menghentikan kendaraan dinas militer ditengah jalan.
Dandim 0201/Medan, Letkol Arm Delli Yudha Adi Nurcahyo, menegaskan bahwa kebebasan menyampaikan pendapat harus tetap memperhatikan aspek keamanan dan ketertiban umum.
“Kami sangat menyayangkan tindakan adik-adik mahasiswa yang sampai menghentikan paksa laju kendaraan dinas TNI yang sedang bertugas. Bagaimanapun, mahasiswa juga perlu memperhatikan aspek keselamatan, ketertiban, dan keamanan publik saat demonstrasi,” tegasnya.

Meski sempat diwarnai ketegangan, situasi akhirnya dapat dikendalikan dan tidak berkembang menjadi bentrokan terbuka.

GMNI Desak Militer Kembali Fokus pada Fungsi Pertahanan

Selain aksi dikawasan Lapangan Merdeka, puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) juga menggelar demonstrasi didepan Markas Kodim 0201/Medan, Jalan Pengadilan.

Massa membawa bendera organisasi, membakar ban bekas, serta menutup sementara akses jalan sebagai bentuk protes terhadap apa yang mereka sebut sebagai semakin luasnya keterlibatan militer dalam urusan sipil dan pemerintahan.

Ketua DPC GMNI Kota Medan, Damses Sianturi, menegaskan bahwa tuntutan utama mereka adalah mengembalikan militer pada fungsi pokok pertahanan negara.
“Kami menolak militer masuk ke ruang-ruang sipil dan menduduki jabatan-jabatan yang seharusnya diisi oleh unsur sipil. Militer harus kembali ke barak dan menjalankan fungsi utamanya sebagai alat pertahanan negara,” katanya.

GMNI juga menyoroti keterlibatan militer dalam sejumlah program strategis nasional, termasuk pengawasan pembangunan, program Makan Bergizi Gratis (MBG), pengelolaan Koperasi Desa Merah Putih, hingga Sekolah Rakyat.

Menurut mereka, perlu ada batas yang jelas antara fungsi pertahanan dan fungsi pemerintahan sipil agar tidak menimbulkan persepsi intimidasi terhadap masyarakat.
Soroti Pembangunan Batalion dan Penambahan Pasukan

Tak hanya itu, mahasiswa juga meminta pemerintah mengevaluasi rencana pembangunan batalion baru diberbagai daerah serta penambahan personel militer yang dinilai belum memiliki urgensi strategis ditengah kondisi fiskal nasional yang sedang menghadapi berbagai tantangan.
Mereka menilai anggaran negara seharusnya lebih difokuskan pada sektor pendidikan, kesehatan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Kodim Buka Ruang Dialog dan Diskusi Terbuka

 Suasan demo massa GMNI Medan di gedung Kodim, Jalan Pengadilan, Rabu (17/6/2026) (Juita Sinuhaji/detikSumut)

Menanggapi sebelas poin tuntutan yang disampaikan mahasiswa, Dandim 0201/Medan memilih membuka jalur komunikasi melalui forum diskusi resmi.

Menurutnya, seluruh tuntutan memerlukan pembahasan yang lebih mendalam agar dapat dikaji secara objektif dan berbasis data.
“Tuntutan yang disampaikan cukup banyak dan kompleks. Karena itu kami akan menjadwalkan forum diskusi atau Focus Group Discussion (FGD) bersama mahasiswa agar pembahasannya lebih komprehensif dan konstruktif,” katanya.

Dandim juga menyatakan komitmennya untuk menindak tegas setiap anggota apabila ditemukan melakukan pelanggaran disiplin atau tindakan yang tidak sesuai dengan aturan.

Aksi Berakhir Damai, Pesan Demokrasi Tetap Menggema

Meski sempat memunculkan ketegangan akibat pengadangan kendaraan dinas TNI dan penutupan sejumlah ruas jalan strategis, aksi mahasiswa akhirnya berakhir tanpa bentrokan fisik menjelang waktu Magrib.

Setelah menyampaikan seluruh tuntutannya, massa membubarkan diri secara tertib dibawah pengawasan aparat keamanan. Arus lalu lintas yang sebelumnya lumpuh perlahan kembali normal.

Peristiwa ini kembali memperlihatkan dinamika hubungan antara gerakan mahasiswa, pemerintah, dan institusi militer ditengah menguatnya perdebatan masyarakat, mengenai batas peran TNI dalam berbagai program sipil nasional. Disatu sisi, mahasiswa menegaskan fungsi kontrol sosialnya, sementara disisi lain aparat mengingatkan pentingnya menjaga ruang demokrasi agar tetap berjalan tanpa mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

Editor: Misno

Post Views: 575
Tags: Demo mahasiswaDiadang Massa; GMNIDiranah SipilMedanMemanasPeran MiliterSoroti EkspansiTruk TNI
Previous Post

Ny. Endang Syah Afandin Ajak DWP Langkat Jadi Pelopor Pelestarian Lingkungan

Next Post

Bupati Syah Afandin Serukan Semangat Hijrah dan Kepedulian Sosial Dimomentum 1 Muharram 1448 H

Next Post
Bupati Syah Afandin Serukan Semangat Hijrah dan Kepedulian Sosial Dimomentum 1 Muharram 1448 H

Bupati Syah Afandin Serukan Semangat Hijrah dan Kepedulian Sosial Dimomentum 1 Muharram 1448 H

Discussion about this post

BERITA TERBARU

Tiorita Dukung Kelayan Binter, Perkuat Reintegrasi Sosial Klien Pemasyarakatan

Tiorita Dukung Kelayan Binter, Perkuat Reintegrasi Sosial Klien Pemasyarakatan

29/10/2026 22:06
Resmi Dilantik, PWI Pasaman Barat Siap Perkuat Profesionalisme dan Integritas Pers

Resmi Dilantik, PWI Pasaman Barat Siap Perkuat Profesionalisme dan Integritas Pers

29/10/2026 20:19
277 Koperasi Merah Putih di Langkat Belum Beroperasi, Pengurus Mengadu ke DPRD

277 Koperasi Merah Putih di Langkat Belum Beroperasi, Pengurus Mengadu ke DPRD

29/10/2026 18:00
Revitalisasi Hutan Kota, 387 Pohon Bibit Buah di Tanam

Revitalisasi Hutan Kota, 387 Pohon Bibit Buah di Tanam

29/10/2026 16:48

Follow Us

Informasinasional.com

Informasi Yang Menambah Wawasan

KURS BANK INDONESIA (BI)

KATEGORI

  • ADVETORIAL (72)
  • AGRIBISNIS (66)
  • BERITA VIDIO (36)
  • DAERAH (3,378)
  • Desa Kita (29)
  • EKONOMI (697)
  • HUKUM (1,207)
  • INSFRASTRUKTUR (376)
  • INTERNASIONAL (639)
  • KRIMINAL (521)
  • KULINER (48)
  • NASIONAL (902)
  • OLAHRAGA (722)
  • OPINI (41)
  • OTOMOTIF (44)
  • PERISTIWA (1,559)
  • PILKADA (65)
  • POLITIK (562)
  • RAGAM (202)
  • TRENDING (2,694)
  • UMUM (795)
  • VIDIO (13)
  • REDAKSI
  • ABOUT-US
  • PEDOMAN MEDIA SIBER

© 2023 Informasinasional.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • TRENDING
  • BERITA VIDIO
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • DESA KITA
  • PERISTIWA
  • UMUM
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • OLAHRAGA
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OTOMOTIF
  • INSFRASTRUKTUR
  • KRIMINAL
  • KULINER
  • PILKADA
  • RAGAM
  • AGRIBISNIS
  • OPINI
  • Wartawan Kita

© 2023 Informasinasional.com