INformasinasional.com-Pasaman Barat–Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansyarullah bersama Bupati Pasaman Barat Yulianto dan Wakil Bupati M. Ihpan meninjau rencana relokasi Jalan Simpang Empat–Talamau, Rabu (7/1/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan keselamatan dan kelancaran akses transportasi masyarakat, terutama dikawasan yang rawan bencana.
Rombongan memulai peninjauan dari Gedung DPRD Padang Tujuh setelah menghadiri Rapat Paripurna Istimewa Peringatan Hari Jadi ke-22 Kabupaten Pasaman Barat.
Selanjutnya, rombongan menuju lokasi jalan amblas di Rimbo Kejahatan yang merupakan jalur penghubung Talu–Simpang Empat.
Selain itu, rombongan juga meninjau jalan tembus ke Bangkok yang selama ini digunakan sebagai jalur alternatif, serta melihat kondisi Sungai Rantau Pauh di Jorong Perhimpunan.
Peninjauan dilanjutkan ke Jalan Pasanggiangan, di mana ditemukan badan jalan yang mengalami terban dan retakan aspal hingga mendekati permukiman warga.
Jalan tersebut dinilai rawan amblas karena berada di tepi sungai dan jurang curam. Kondisi serupa juga ditemukan di Jalan Polongan 6 yang membutuhkan penanganan segera.
Gubernur Mahyeldi menyampaikan bahwa wilayah Talu, Kecamatan Talamau, memiliki banyak titik rawan bencana seperti banjir dan longsor, sehingga memerlukan solusi jangka panjang.
Menurutnya, beberapa ruas jalan berada dikontur terjal dengan kondisi geografis yang berisiko, diapit sungai curam dan perbukitan tinggi.
“Dengan kondisi seperti ini, pengalihan jalur ke lokasi yang lebih stabil dan aman menjadi solusi terbaik,” ujar Mahyeldi. Ia menambahkan bahwa jalur alternatif yang sudah ada perlu ditingkatkan agar dapat difungsikan sebagai akses utama yang lebih Pasama
Diakhir peninjauan, Gubernur Mahyeldi menginstruksikan Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat untuk segera menyiapkan dokumen pendukung agar proses relokasi jalur dan pengerjaan fisik dapat segera dilaksanakan.
Langkah ini diharapkan mampu mempercepat penanganan infrastruktur jalan serta menjamin keselamatan dan kelancaran aktivitas masyarakat di wilayah Talamau dan sekitarnya.
Reporter: SYAFRIZAL






Discussion about this post