INformasinasional.com, Pasaman Barat–Pemerintah pusat melalui Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI, Pratikno, menyerahkan bantuan stimulan perbaikan rumah tahap I bagi korban bencana hidrometeorologi Siklon Senyar di tiga provinsi terdampak, yakni Sumatera Barat, Aceh, dan wilayah terdampak lainnya.
Untuk Kabupaten Pasaman Barat, penyaluran bantuan dilakukan secara virtual dari Aula Kantor Bupati Pasaman Barat pada Jumat (13/2/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Pelaksana Harian (Plh) Asisten II Setda Pasbar, Eka Diana Putri, unsur Forkopimda, perwakilan BNPB, BPBD Pasbar, serta organisasi perangkat daerah terkait.
Bantuan stimulan diberikan kepada 52 unit rumah yang mengalami kerusakan ringan dan sedang. Rinciannya, sebanyak 37 unit rumah kategori Rusak Ringan (RR) masing-masing menerima Rp15 juta, sementara 15 unit rumah kategori Rusak Sedang (RS) memperoleh Rp30 juta per unit. Total anggaran yang dikucurkan untuk Pasaman Barat mencapai Rp1.005.000.000.
Dalam arahannya, Pratikno menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak, termasuk TNI, Polri, serta jajaran pemerintah daerah yang telah bekerja sejak masa tanggap darurat hingga transisi pemulihan.
Ia menyebut, pemerintah saat ini juga tengah menangani berbagai bencana hidrometeorologi di sejumlah wilayah Indonesia.
Ia berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat untuk membangun kembali rumah secara mandiri dengan semangat gotong royong.
Pemerintah, lanjutnya, juga terus berupaya memulihkan sumber penghidupan warga melalui perbaikan infrastruktur seperti tambak dan jaringan irigasi.
Sementara itu, untuk rumah kategori Rusak Berat (RB), pemerintah menyiapkan skema Dana Tunggu Hunian (DTH). Eka Diana Putri menjelaskan, DTH diberikan kepada 30 kepala keluarga dengan nominal Rp600 ribu per bulan selama tiga bulan, terhitung sejak Desember hingga Februari.
Menurutnya, bantuan tersebut ditujukan agar warga tetap memiliki tempat tinggal sementara yang layak selama proses pembangunan kembali rumah dilakukan.
Ia menambahkan, penanganan rumah rusak berat masih dalam koordinasi dengan pemerintah pusat, dan proses verifikasi penerima bantuan terus dilakukan agar penyaluran tepat sasaran.
Reporter: SYAFRIZAL






Discussion about this post