INformasinasional.com, Pasaman Barat–Bupati Pasaman Barat, Yulianto, menghadiri Entry Meeting Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran Daerah Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Perwakilan Provinsi Sumatera Barat, Selasa (7/4/2026), di Auditorium Istana Gubernur Sumatera Barat.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh kepala daerah se-Sumatera Barat sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola perencanaan dan penganggaran daerah agar lebih efektif, efisien, serta akuntabel.
Dalam forum tersebut, BPKP memaparkan ikhtisar hasil pengawasan tahun 2025 sekaligus menyampaikan arahan awal terkait evaluasi perencanaan dan penganggaran tahun 2026.
Kegiatan ini juga menjadi momentum strategis bagi pemerintah daerah untuk menyelaraskan kebijakan pembangunan dengan prinsip efisiensi anggaran, transparansi, dan akuntabilitas kinerja.
Bupati Yulianto menyampaikan bahwa kehadiran Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat merupakan bentuk komitmen dalam meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan yang lebih terukur dan berdampak nyata bagi masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat memperoleh masukan konstruktif dari BPKP untuk memperkuat proses perencanaan dan penganggaran daerah, sehingga program pembangunan lebih tepat sasaran dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” ujarnya.
Selain para bupati dan wali kota se-Sumatera Barat, kegiatan tersebut juga dihadiri oleh jajaran perangkat daerah terkait, di antaranya Inspektorat, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, serta Badan Keuangan dan Aset Daerah.
Dalam rangkaian acara, turut disampaikan arahan penguatan oleh Deputi BPKP serta tanggapan dari Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, terkait pelaksanaan perencanaan dan penganggaran di daerah.
Kegiatan kemudian ditutup dengan penandatanganan berita acara entry meeting sebagai bentuk komitmen bersama antara BPKP dan pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas tata kelola pembangunan daerah.
Reporter: SYAFRIZAL






Discussion about this post